Strategi Manajemen UMKM Itu Perlu. Mengapa?

Beberapa orang memiliki standar yang tinggi dan sulit saat bekerja. Ada yang harus bangun pukul 3 pagi dan harus menyiapkan segala sesuatunya sebelum pukul 8. Tidak hanya itu, mereka harus bekerja sepanjang hari menanti pelanggan dan baru pulang setelah pukul 8 malam. Apakah Anda termasuk pekerja keras seperti ini?

Banyak orang bekerja keras, tetapi kemudian lupa memikirkan cara bekerja cerdas. Apakah Anda pernah memikirkannya? Anda perlu tahu bahwa seberapapun banyaknya pekerjaa Anda, Anda tetap bisa menyelesaikannya dengan kerja cerdas.

Di sini lah Anda memerlukan strategi manajemen untuk hidup Anda , termasuk usaha yang Anda jalankan. Mengapa itu penting? Mari kita simak bersama.

Manfaat strategi manajemen UMKM yang perlu Anda tahu

1. Mempersiapkan kompetisi antar UMKM

Siapa yang ingin usahanya hanya berhenti sampai di satu titik? Anda pun tentunya ingin memiliki usaha yang terus berkembang dan memiliki daya saing yang tinggi. Ada pun perlu menentukan target usaha. Biarkan banyak orang tahu kualitas produk yang Anda tawarkan.

Tidak hanya itu, Anda perlu membuat banyak orang tahu manajemen usaha Anda yang rapi dan bisa diandalkan. Tidak hanya investor yang kemudian akan tertarik dengan usaha Anda, tetapi pada akhirnya masyarakat akan mengetahui bahwa UMKM layak menjadi usaha yang layak dipertimbabgkan.

Dengan siap berkompetisi, maka UMKM yang Anda jalankan akan banyak diminati oleh investor. Semakin Anda memperbaiki kualitas, maka semakin banyak investor tertarik untuk bekerja sama.

2. Menunjukkan kualitas usaha Anda

Pihak luar, seperti investor dan pemerintah tentunya akan tertarik dengan usaha Anda jika manajemen usaha Anda bagus dan bisa dipercaya. Ketika usaha Anda menunjukkan kuaitasnya, maka secara otomatis kredibilitas Anda meningkat.

Baca Juga:  Tips Menerapkan Manajemen UMKM yang Layak Anda Coba

Ketika kredibilitas meningkat, maka ini bisa membantu promosi produk-produk Anda. Jadi, ketika kualitas Anda dilihat banyak pihak, maka banyak kalangan pula yang akan mendukung usaha yang Anda jalankan. Bisa jadi, ada banyak investor yang tertarik menjalin kerja sama karena kualitas usaha Anda.

3. Meraih target sukses

Dengan memiliki strategi manajemen usaha yang baik, maka Anda akan tahu langkah-langkah apa saja yang harus Anda ambil. Anda juga bisa membuat rencana-rencana yang membuat perubahan positif dimasa depan. Bila diperlukan, buatlah timeline supaya Anda bisa melihat sejauh mana Anda dari target atau sasaran.

Misalnya, Anda menentukan langkah-langkah untuk 2 bulan ke depan untuk mencapai suatu target. Tuliskan secara detail langkah-langkah apa saja yang akan Anda lakukan. Catat juga target apa saja yang ingin Anda capai dari dengan mengambil langkah-langkah tersebut.

Dari tiga poin di atas, tentunya sudah Anda lihat perlunya strategi manajemen bagi UMKM yang Anda jalankan. Perlu pula Anda pikirkan mulai sekarang jika Anda belum memikirkan strategi manajemen UMKM untuk usaha Anda. Segala sesuatu harus dimulai dari langkah pertama, susun strategi Anda dan beraksi.

Hanya strategi tanpa aksi tidak mungkin menghasilkan apapun yang berarti. Sebaiknya pelaku UMKM tidak menunda-nunda membangun strategi manajemen,karena hal ini justru penting untuk membangun pondasi usaha yang kuat.

Banyaklah bertanya kepada mereka yang paham atau sudah ahli. Dari mereka Anda bisa meramu sendiri strategi apa saja yang kiranya sesuai dengan usaha yang Anda jalankan. Tetapi ingat, hanya fokus pada srategi tidak akan menghasilkan apa-apa.

Setelah strategi manajemen dan rencana-rencana Anda siap, segera eksekusi. Teruslah bersemangat belajar dari pengalaman, dari para ahli, buku-buku dan artikel terkait. Dengan banyak membaca, semakin banyak pula ilmu yang Anda dapatkan untuk mengembangkan usaha.

Baca Juga:  Koperasi UMKM Jawa Tengah

Apakah manfaat strategi manajemen di atas hanya berguna bagi pelaku UMKM yang murni sehari-harinya menjalankan usahanya? Tentu saja tidak. Strategi manajemen UMKM juga penting dan berlaku bagi pelaku usaha yang juga bekerja kantoran.

Mereka yang ngantor atau menekuni bidang-bidang lain pun bisa menjalankannya. Namun demikian, tetap ada hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan sebelum memulainya. Dengan mengetahui langkah-langkahnya, maka Anda akan lebih mudah mencapai target usaha.

Jika Anda pegawai kantoran atau bidang-bidang tertentu dan ingin menjalankan UMKM, maka Anda perlu menentukan terlebih dahulu apa produk yang akan Anda jual. Kemudian, lakukan survei kecil guna mengetahui seperti apa produk tersebut di pasaran, laku atau tidak.

Jika laku, Anda perlu membuat perbedaan melalui keunikan produk Anda agar tidak kalah saing dengan kompetitor. Jika tidak laku, maka tugas Anda mengemasnya semenarik mungkin sehingga orang-orang tertarik, tanpa melupakan kualitas yang harus tetap dijaga.

Kemudian, buatlah daftar apa saja yang Anda butuhkan untuk mengetahu biaya yang Anda butuhkan untuk memulai. Anda bisa mendapatkan modalnya dari menabung dari penghasilan Anda kerja fulltime. Atau, jika Anda freelancer, modal bisa didapat dari sedikit demi sedikit mengumpulkan dari sana.

Adakah perbedaan langkah-langkah yang harus diambil bagi pelaku usaha murni dengan mereka yang juga bekerja kantoran? Bagi Anda yang ngantor, tetapi juga memulai UMKM, ini dia langkah-langkah yang harus Anda ambil:

Langkah-langkah bagi pekerja kantoran yang ingin memulai UMKM

1. Menyusun proposal

Meskti tampaknya tidak perlu dan buang-buang waktu, tetapi dengan menyusun proposal, maka Anda akan tahu apa saja yang Anda butuhkan dan berapa biayanya. Ini jelas perlu untuk mengambil langkah selanjutnya guna mencapai target.

Baca Juga:  UMKM Go Online? Harus Dong!

2. Menentukan target pasar

Sebelum memulai usaha Anda, lakukan survei pasar. Lihat seperti apa produk yang akan Anda tawarkan diminati. Kemudian, tentukan target-target pasar Anda. Misalnya, produk Anda Es Cokelat dengan topping buah. Maka Anda bisa mengemasnya agar menarik pelajar dan mahasiswa.

Generasi milenial yang suka nongkrong dan jalan, tentu senang dengan jenis-jenis minuman yang unik dan asik buat kongkow bareng teman. Tidak hanya unik, tetapi pastinya juga punya kualitas rasa yang bikin mereka ingin kembali membeli.

3. Menetapkan target

Mendirikan usaha, tentu ada tujuannya. Untuk meraih tujuan tersebut, pasti Anda juga menentukan langkah-langkah. Nah, tetapkan target Anda. Buatlah timeline yang secara detail berisi hari dan tanggal kapan Anda harus memenuhi target tersebut.

Setelah timeline  jadi, maka Anda bisa lebih mudah menentukan langkah serta strategi apa saja yang perlu dilakukan guna mencapai target-target yang ada. Anda akan melihat perkembangan meski mungkin sedikit demi sedikit. Berjuang dari nol akan membuat Anda pribadi yang menghargai pencapaian sekecil apapun itu.

Setelah membaca pemaparan di atas, sudahkah Anda mendapat gambaran seperti apa menjalankan UMKM? Jika Anda menerapkan langkah-langkah di atas, pasti Anda bisa meraih usaha yang Anda impikan. Namun apapun usaha yang Anda lakukan, pastikan Anda memiliki niat yang kuat.

Tidak hanya niat, komitmen serta kerelaan untuk bekerja secara cerdas dan kreatif pun dibutuhkan aga kuat bertahan meski mungkin usaha Anda sedang menghadapi tantangan. Anda harus selalu yakin sampai mendapatkan hasil yang Anda impikan bahkan lebih. Selamat berjuang dan sukses!