Pentingnya Manajemen Sumber Daya Manusia untuk UMKM Zaman Now

Kualitas produk memang menjadi salah satu prioritas, tetapi Sumber Daya Manusia (SDM) tetap harus diperhatikan. Jadi, selain manajemen bisnis yang harus tertata, manajeman SDM pun penting bagi UMKM. Mengapa? Karena SDM yang baik akan memberikan kontribusi yang baik pula pada usaha Anda.

Dengan mempekerjakan pribadi-pribadi berkualitas, maka akan semakin banyak Anda mendapatkan ide bahkan terobosan untuk usaha yang Anda jalankan. Jadi, jika ingin usaha Anda berhasil, salah satu hal penting yang harus Anda lakukan adalah manajemen SDM.

Apa sebenarnya manajemen SDM? Perlu Anda ketahui bahwa manajemen SDM adalah kumpulan dari rencana-rencana pengembangan serta perbaikan dan evaluasi dari karyawan. Apa tujuannya? Jelas untuk menjadikan karyawan lebih baik dan memiliki kualitas yang diharapkan.

Ketika karyawan menjadi lebih baik, usaha kecil yang Anda rintis akan berkembang menjadi besar. Namun sebelum itu terjadi, Anda memerluka manajemen SDM yang baik serta terarah untuk usaha Anda.

Pada umumnya, manajemen SDM UMKM menggunakan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Selection (proses seleksi)
  2. Recruitment (proses mempekerjakan)
  3. Training (proses pelatihan)
  4. Salary (memberi gaji)

Langkah-langkah di atas tidak salah, tetapi ketike usaha kecil Anda mulai berkembang, maka manajemen dengan pola di atas sudah tidak bisa Anda terapkan lagi. Mengapa? Dengan bertambahnya karyawan, maka Anda perlu memikirkan untuk memilih yang terbaik. Lalu, bagaimana cara mulai memperbaiki manajemen SDM?

Jika ini masalah yang juga sedang Anda hadapi, tenang, ini dia langkah-langkah yang bisa Anda terapkan.

Manajemen Sumber Daya Manusia yang baik untuk UMKM

1. Menyusun struktur organisasi

Ketika usaha kecil Anda mulai berkembang, maka Anda pun harus memulai melakukan perbaikan pada struktur organisasi Anda. Anda bisa memulai dengan menentukan posisi-posisi penting dalam usaha Anda. Misalnya, staf produksi, koordinator, supervisor, bendahara, dan seterusnya.

Baca Juga:  Tips Menerapkan Manajemen UMKM yang Layak Anda Coba

Untuk setiap posisi tersebut di atas, pilihlah benar-benar karyawan yang memang memiliki kemampuan untuk bekerja di sana. Jika tidak, setiap posisi tersebut tidak akan melakukan fungsinya dengan baik. Ini akan berakibat buruk pada usaha Anda.

Ketika Anda menemukan orang yang tepat untuk mengisi setiap posisi, berikan kepercayaan kepada mereka. Ada baiknya Anda mengatakannya secara lisan, sehingga orang yang Anda tunjuk merasa punya tanggung jawab. Selain itu, kepercayaan yang Anda berikan pun bisa membuat karyawan lebih loyal.

2. Lakukan seleksi dan recruitment

 Akan ada masanya karyawan-karyawan yang Anda letakkan dalam suatu posisi  memiliki posisi yang lebih tinggi. Berarti sudah waktunya Anda melakukan seleksi dan recruitment. Tetap lakukan seleksi sebaik-baiknya agar kualitas manajemen SDM usaha Anda tetap terjaga.

Anda perlu memperhatikan karakter dari setiap karyawan. Dari sana akan terlihat pada posisi mana karyawan tersebut cocok bekerja. Sebaiknya memilih karyawan yang memiliki komitmen serta semangat belajar yang tinggi. Karyawan dengan semangat belajar tinggi akan semakin berkembang kemampuannya.

3. Adakan pelatihan bagi karyawan

Pelatihan bagi karyawan itu penting untuk mengembangkan kemampuan serta wawasan. Karyawan juga akan terdorong untuk terus memberdaya diri guna perkembangan mereka sendiri serta untuk kemajuan usaha Anda. Pelatihan secara teratur akan memberi karyawan pengetahuan memadai untuk mengembangkan bisnis yang Anda jalankan.

Pelatihan rutin terhadap karyawan juga bisa meningkatkan rasa kebersamaan mereka. Karyawan akan semakin kompak karena merasa sebagai tim yang harus bekerja sama. Ketika mereka solid sebagai tim kerja, maka performa kerja pun akan meningkat yang akhirnya berdampak pada kemajuan usaha.

Berikut ini adalah manfaat mengadakan pelatihan atau training rutin bagi karyawan di perusahaan Anda:

  1. Usaha Anda mampu menyesuaikan dengan tren dan kebutuhan saat ini.
  2. Karyawan Anda menjadi SDM yang mumpuni dalam melakukan tugasnya di setiap bidang.
  3. Usaha Anda selalu update terhadap perubahan.
  4. Prestasi kerja karyawan meningkat
  5. Pencapaian perusahaan Anda meningkat
  6. Usaha Anda mampu menyesuaikan perkembangan tekonologi terbaru.
  7. Karyawan Anda menjadi pribadi-pribadi yang siap menduduki posisi lebih tinggi.
Baca Juga:  Strategi Manajemen UMKM Itu Perlu. Mengapa?

Lalu, seperti apa dampaknya terhadap usaha Anda jika tidak pernah diadakan pelatihan bagi karyawan?

  1. Karyawan Anda sering melakukan kesalahan kerja karena tidak pernah mendapat arahan kerja yang tepat.
  2. Hasil karyawan tidak sesuai standar yang Anda tetapkan.
  3. Muncul rasa tidak puas dari karyawan terhadap perusahaan, sehingga citra usaha Anda tidak baik di mata mereka.
  4. Karyawan tidak mampu bekerja menggunakan teknologi terbaru.
  5. Produktivitas karyawan menurun.
  6. Perusahaan terancam tidak bertahan lama.
  7. Karyawan kurang loyal terhadap perusahaan.

4. Susun prosedur, aturan dan kebijakan untuk perusahaan

Untuk menjadi perusahaan besar, maka mulailah untuk mengambil langkah seperti perusahaan besar pula. Susun aturan-aturan yang jelas dan tegas untuk ditaati oleh seluruh karyawan.

Untuk memperbesar kerajaan bisnis Anda, mulailah bertindak sebagai sebuah perusahaan besar. Buatlah aturan-aturan yang jelas seperti jam operasional dan tata tertib yang harus ditaati. Jangan lupa untuk membuat kebijakan perusahaan yang bermanfaat bagi karyawan. Contohnya, fasilitas berupa asuransi, bonus dan insentif berdasarkan performa.

5. Berilah gaji yang masuk akal

Orang bekerja, tentunya memiliki tujuan. Salah satunya adalah mendapatkan upah. Upah yang karyawan dapatkan bisa menentukan loyalitas mereka. Itulah sebabnya Anda perlu memperhatikan besar upah bagi setiap karyawan yang sudah pasti tidak bisa disamaratakan. Misalnya saja, gaji Supervisor tentu tidak sama dengan bagian produksi.

Mengapa upah harus dibedakan dan harus ditentukan secara layak? Karena masing-masing karyawan memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Semakin besar tugas dan tanggung jawabnya, tentunya upahnya pun disesuaikan.

Upah yang Anda berikan haruslah bisa memenuhi kebutuhan karyawan Anda, tetapi tanpa memberatkan Anda sebagai pihak yang memberi upah. Jadi, kedua pihak harus tetap diuntungkan.

Baca Juga:  Manajemen Bisnis Bagi UMKM yang Perlu Anda Tahu

6. Lakukan evaluasi rutin terhadap manajemen SDM

Lakukan evaluasi secara rutin terhadap manajemen SDM perusahaan Anda. Mungkin Anda berpikir, nanti-nanti saja kalau perusahaan sudah besar. Segera ubah pikiran Anda jika Anda termasuk yang berpikiran serupa. Menata manajemen SDM sedari usaha Anda masih kecil akan memudahkan Anda ketika usaha Anda semakin berkembang.

Pelajari hasil kerja setiap karyawan Anda. Berilah apresiasi terhadap hasil kerja yang memuaskan dan beri bibingan kepada karyawan yang prestasinya kurang. Beri kritik membangun, bukan kata-kata yang justru membuat karyawan Anda down. Dengan evaluasi rutin, maka Anda pun tahu apa sudah menempatkan karyawan di posisi yang benar.

Manajemen SDM yang baik akan berpengaruh terhadap komitmen serta loyalitas karyawan. Ini membantu pelaku UMKM untuk tidak sering mengganti karyawan. Pastikan SDM Anda berkualits karena akan mencerminkan usaha yang sedang Anda jalankan.

Di atas adalah langkah-langkah manajemen SDM yang bisa Anda coba terapkan dalam usaha Anda. Dari pemaparan panjang yang sudah Anda baca, maka bisa Anda ketahui pentingnya manajemen SDM untuk UMKM. Tidak perlu menunggu nanti kalau usaha Anda sudah perkembang, mulailah dari sekarang.

Selamat menata manajemen sumber daya manusia untuk UMKM Anda.