Tips Menerapkan Manajemen UMKM yang Layak Anda Coba

Pelaku usaha kecil membutuhkan tips menerapkan manajemen UMKM untuk mengembangkan usaha dengan langkah-langkah yang tepat dan terarah.

Satu hal yang sering diabaikan oleh kebanyakan pelaku UMKM adalah manajemen bisnisnya. Masih banyak yang beranggapan bahwa manajemen bisnis tidak terlalu penting dipikirkan karena toh yang dijalankan hanya UMKM. Ini jelas pandangan yang keliru. Bisnis apapun tetap memerlukan manajemen bisnis yang baik.

Mengapa manajemen bisnis ini begitu penting? Karena manajemen inilah yang akan membantu para pelaku UMKM untuk meraih target melalui bantuan orang lain. Ini belum banyak dipahami oleh banyak orang yang menjalankan usaha kecil karena segalanya masih dikerjakan sendirian.

Mulai dari manajemen pemasaran, keuangan, sumber daya manusia dan seterusnya masih dikeloka sendiri. Maka, bisa jadi inilah yang membuat pelaku UMKM ada yang belum menerapkan manajemen bisnis. Masih ada pemikiran semua masih bisa diatasi sendiri, jadi belum perlu terlalu serius memperhatikan hal yang sebenarnya penting.

Jika Anda juga sedang menjalankan UMKM, mulailah untuk mendelegasikan manajemen di berbagai bidang tersebut ke orang yang memang ahli di bidangnya. Meski mungkin tidak bisa langsung menerapkannya, mulailah untuk memikirkannya dan mengambil langkah ke arah sana.

Ini perlu dilakukan jika Anda berencana mengembangkan UMKM yang sedang Anda jalankan. Tanpa manajemen bisnis yang baik, usaha Anda bisa rentan terhadap kemerosotan bahkan bangkrut. Salah satu manajemen yang tidak diperhatikan adalah di bidang keuangan.

Pelaku UMKM biasanya berpikir, karena usahanya masih kecil, maka belum perlu ada manajemen keuangan. Padahal, tanpa diatur sejak awal, keuangan dalam bisnis bisa menjadi masalah. Ini bisa sekali terjadi jika keuangan untuk urusan pribadi dan urusan bisnis tidak dipisahkan pengelolaannya.

Baca Juga:  UMKM Go Online? Harus Dong!

Jika Anda salah satu pelaku UMKM dan ingin menjalankannya dengan langkah-langkah yang benar, ini dia beberapa tips yang bisa Anda terapkan.

Tips menerapkan manajemen UMKM 

1. Mengatur admisnistrasi

Jika dari semula sudah teratur, maka ketika ada rencana untuk mengembangkan usaha, segalanya akan lebih mudah diatasi. Bisakah Anda bayangkan tanpa administrasi yang teratur, Anda harus mulai menggaji karyawan atau merencanakan pengeluaran dan target pemasukan? Tentu ini akan sulit sekali.

Anda perlu mencatat setiap transaksi, menulis pengeluaran dan pendapat setiap hari, minggu dan bulan untuk kemudian menjadi bahan evaluasi Anda sendiri. Data yang ada bisa membantu Anda untuk mengetahui adakah yang perlu diperbaiki dalam hal keuangan.

2. Mengeksplorasi kreativitas

Perlu sekali mengeksplorasi kreativitas karena ketika Anda memutuskan untuk menjalankan usaha, maka sudah pasti akan bermunculan usaha-usaha yang mirip dengan yang Anda jalankan. Dengan kreativitas yang terus diasah, maka produk dan kemasan yang Anda tawarkan akan makin memiliki daya jual tinggi.

Untuk menjadi kreatif, pelaku UMKM perlu terus mengupdate dan mengupgrade kemampuan serta pengetahuan. Bagaimana caranya? Bisa melalui banyak membaca buku atau referensi dari berbagai sumber seperti website yang menyediakan artike-artikel terkait. Perlu juga untuk selalu minta saran dan pendapat dari mereka yang sudah ahli.

Misalnya saja, Anda menjual roti bakar. Seperti kita tahu, sudah banyak orang yang menjual roti bakar. Jika tidak mengeksplorasi kreativitas, maka besar kemungkinan Anda dikalahkan oleh kompetitor Anda. Teruslah berinovasi hingga menemukan keunikan yang tidak dimiliki oleh penjual roti bakar lainnya.

Pelaku UMKM juga bisa mulai memikirkan pengembangan usahanya dengan bergabung dengan usaha lain. Misalnya saja, jika Anda bisnis makanan, maka Anda bisa bekerja sama dengan rumah-rumah makan atau mini market dan super market untuk menawarkan produk.

Baca Juga:  Strategi Manajemen UMKM Itu Perlu. Mengapa?

3. Selalu fokus

Mengembangkan usaha dengan menawarkan produk yang berbeda dari sebelumnya memang ide yang bagus. Tetapi perlu diingat bahwa pelaku UMKM perlu fokus terlebih dahulu pada usaha yang dijalankan saat ini sampai berhasil. Namun, tidak berarti tidak bisa mengembangkan usaha ya.

Fokus di sini juga bisa diartikan tetap di jalur yang sesuai. Contohnya, jika Anda berjualan tas handmade, maka Anda bisa mengembangkannya dengan bekerja sama dengan pemilik galeri, kios atau toko yang menjual produk-produk yang masih berkaitan.

Sebaiknya Anda tidak menjalin kerja sama dengan pihak-pihak yang tidak ada kaitannya. Meski mungkin tetap bisa menghasilkan, namun tidak akan seoptimal jika Anda fokus pada jalur yang sudah Anda pilih.

Setelah mengetahui tips-tips menerapkan manajemen UMKM, ada baiknya Anda tahu lebih banyak mengapa manajemen keuangan penting. Bukan karena usaha kecil, lantas manajemen keuangan tidak perlu. Keuangan memegang peranan penting dalam usaha kecil, menengah maupun berskala besar.

Berhasil dan tidaknya usaha juga ditentukan oleh majemen keuangannya. Tanpa tertib dalam manajemen keuangan, maka, pengusaha tidak akan mampu melakukan manajemen yang baik pula terharap bidang lainnya. Manajemen keuangan yang baik menghindarkan pebisnis dari kerugian.

Manfaat manajemen keuangan bagi UMKM

1. Mengontrol uang bisnis Anda. Bagaimana bisa? Manajemen keuangan yang baik mampu menunjukkan kepada Anda pengeluaran dan pemasukan bisnis dan memisahkannya dari perputaran uang pribadi. Pebisnis melindungi uangnya dengan manajemen keuangan yang baik dan tertib.

2. Manajemen keuangan membantu pebisnis untuk menganalisis sumber penghasilan. Dari pengeluaran dan pemasukan yang tertata, pebisnis akan mampu mengidentifikasi celah atau kesempatan di bagian mana yang bisa menambah penghasilan.

3. Pebisnis akan mudah mengetahui dimana posisi uangnya berada. Akan tercatat transaksi-transaksi yang terjadi sehingga semua bisa ketahui secara jelas kemana saja perputaran uang berjalan.

Baca Juga:  PRAKTEK FRAUD DI LINGKUNGAN KOPERASI

4. Pebisnis akan lebih mudah mengabil keputusan, karena terdapat data-data keuangan yang jelas sehingga memudahkan langkah-langkah atau pengembangan usaha seperti apa yang akan dibuat.

5. Dengan memiliki manajemen keuangan yang baik dan tertata, maka performa bisnis Anda akan semakin bagus. Apalagi jika ada investor yang akan memberi bantuan dana untuk mengembangkan usaha.

6. Pebisnis dimudahkan untuk mengetahui suplier mana saja yang sudah harus membayar atau Anda bayar.

7. Pebisnis mudah mengetahui konsumen mana saja yang belum membayar hutangnya.

8. Pebisnis mengatahui dengan jelas apakah sedang membutuhkan tambahan modal atau tidak dari investor.

Jika bisnis Anda makin berkembang dan makin besar, maka makin kompleks pula masalah yang akan Anda hadapi. Di sini, jika Anda tidak secara sungguh-sungguh melakukan manajemen keuangan, Anda akan kesulitan mengurus keuangan jika sudah mulai melibatkan investor serta kreditor.

Intinya, Anda perlu melakukan manajemen yang tertib dan teliti di banyak bidang. Sekecil apapun usaha yang sedang Anda jalankan saat ini, pastinya Anda harapkan berkembang. Jadi, sebaiknya melakukan manajemen di berbagai hal sejak awal.

Untuk berkembang dan go international, maka pelaku UMKM perlu mengambil langkah-langkah cerdas guna menjalankan usahanya secara profesional. Selain itu, perlu juga untuk terus belajar dan mengambil ilmu dari banyak sumber, juga dari ahlinya.

Selamat berjuang pelaku UMKM! Selamat mencoba tips menerapkan manajemen UMKM untuk melejitkan usaha sampai dunia mengakui keberadaan bisnis Anda.