Hidup dan Berbisnis Sesuai Keahlian dan Tujuan Hidup

Bukan sebuah kebetulan jika selepas SMA dulu, tidak lolos masuk Akabri. Justru saya kuliah di Sastra Jepang UGM. Banyak sahabat saya sekarang yang mengernyitkan dahi bagaimana relevansi kuliah bahasa Jepang dan ilmu pemerintahan (jurusan lain yang saya ambil) dengan pekerjaan saya saat ini sebagai konsultan bisnis profesional.

Bagaimanapun, semua hal itu saya anggap sebagai sebuah skenario besar dari Sang Maha Sutradara yang menguasai hidup dan mati saya akan seperti apa.

Salah satu yang saya sukai dari kuliah di sastra Jepang adalah saya bisa mendapatkan banyak wawasan tentang budaya dan falsafah Jepang, yang ternyata banyak kemiripan dengan falsafah Jawa. Contohnya adalah konsep Ikigai yang menurut saya selaras dengan konsep sangkan paraning dumadi. Bagi orang Jepang, penting untuk memiliki tujuan hidup, hidup bersemangat serta bahagia dengan tujuan tersebut.

Ikigai berasal dari dua karakter kata yaitu Iki yang bermakna hidup dan Kai yang bermakna tujuan atau hasil dan dampak. Sehingga Ikigai sering diartikan sebagai tujuan hidup atau alasan untuk hidup. Kalau saja setiap manusia diberikan wawasan dan kesadaran tentang tujuan ia diciptakan di dunia, tentunya setiap detik pikiran, energi, dan fisiknya difokuskan untuk tujuan tersebut. Orang yang sudah menemukan ikigainya adalah orang yang telah dibukakan sedikit saja rahasia tujuan penciptaannya.

Ikigai adalah konsep hidup bahagia. Basisnya ada pada 4 pilar utama yaitu :
1. Apa kompetensi kita (what you are good at)
2. Kita dibayar karena apa (what you can be paid for)
3. Apa yang manfaat untuk orang banyak (what the world need)
4. Apa yang kita sukai (what you love)

Jika apa yang Anda kerjakan saat ini adalah memang keahlian Anda dan sesuatu yang sangat Anda cintai, itu disebut Passion.
Jika pekerjaan Anda adalah sesuai dengan keahlian dan Anda dibayar karenanya, itu disebut Profession.
Jika yang Anda kerjakan mendapatkan bayaran dan bermanfaat bagi orang banyak, itu disebut Vocation
Jika yang Anda kerjakan adalah sesuatu yang Anda cintai sekaligus bermanfaat bagi orang banyak, itu disebut Mission.

Jika kita melakukan apa yang kita cintai, sesuai dengan kemampuan dan sesuai dengan apa yang dunia butuhkan tetapi tanpa kita mendapatkan kompensasi maka kita akan mengalami Deligh and Fullness  but No Wealth.


Jika kita melakukan apa yang kita cintai, dan sesuai dengan kemampuan dan dibayar layak tetapi tidak dibutuhkan oleh dunia  maka kita mengalami Uselessness.


Jika kita bekerja sesuai dengan kemampuan, dibayar layak dan sesuai yang dunia butuhkan tetapi Anda tidak cintai maka Feeling Emptiness

Maka kunci hidup bahagia dengan Ikigai atau sangkan paraning dumadi adalah ketika kita bisa setiap bangun pagi dengan berenergi karena memiliki tujuan hidup. Hal ini akan mengarahkan kita pada pekerjaan yang kita cintai, sesuai dengan kompetensi, bermanfaat bagi orang banyak, dan kita dibayar atas pekerjaan itu.

Baca Juga:  Hana Sukemi: Guru Bahasa Inggris yang Membangun UKM Kulonprogo

YUUUUUK, Temukan Ikigaimu.