5 Tips Mengembangkan Usaha Kecil di Era Digital

Halo pebisnis! Apa kabar bisnis Anda? Usaha kecil yang Anda jalankan, bukan berarti akan terus menjadi kecil dan Anda juga tidak mungkin berharap agar usaha Anda berjalan di tempan bukan? Ada strategi yang haris dibuat, rencana-rencana serta langkah-langkah yang harus diambil untuk mengembangkannya.

Apakah Anda sedang mencari cara mengembangkan usaha kecil Anda?

Meski tidak mudah, tetapi bukan berarti mengembangkan usaha kecil itu mustahil. Anda yang sedang menjalan kan usaha kecil tidak hanya harus bekerja keras, tetapi juga bekerja dengan cerdas dan yang juga tak kalah penting adalah pantang menyerah.

Pengusaha kecil juga harus banyak mencari referensi tips dan kiat-kiat mengembangkan usaha. Namun  begitu, stiap tips dan kiat-kiat tersebut juga tidak lantas langsung diterapkan. Sebaiknya sebelumnya benar-benar dipahami agar pengusaha tahu fungsi dari setiap tips.

Menerapkan setiap tips dan kiat-kiat tanpa memahami fungsi dan tujuannya hanya akan menghabiskan waktu dan energi. Jadi sebaiknya mengambil langkah cerdas dengan memahaminya terlebih dahulu.

5 Tips Mengembangkan Usaha Kecil di Era Digital

(Pic. from Maxmanroe.com)

5 tips mengembangkan usaha kecil di era digital

Jadi apa saja tips mengembangkan usaha kecil yang bisa Anda pelajari dan terapkan pada bisnis Anda? Mari kita pelajari bersama 5 tips berikut ini:

Siapkan strategi bisnis. Usaha apapun membutuhkan strategi yang sesuai. Apakah strategi yang disiapkan sudah pasti berjalan baik dan menghasilkan target sesuai harapan? Belum tentu. Di sinilah pentingnya pengusaha mempelajari terlebih dahulu dan bila memungkinkan, melalukan survei serta observasi sebelum melangkah.

Mengapa strategi bisnis itu penting dalam menjalankan usaha? Dengan adanya strategi, maka pengusaha akan mengetahui langkah-langkah apa saja yang harus diambil dan berapa anggaran yang harus disiapkan. Singkatnya, strategi bisnis menjadi acuan bagi pengusaha untuk mengambil langkah-langkah bisnis.

Baca Juga:  Mendorong UKM Berkegiatan Ekspor

Tanpa strategi bisnis, maka pengusaha hanya meraba-raba tanpa tahu apa saja yang perlu dilakukan.

Hemat biaya operasional

Jika biaya operasional bisa ditekan, mengapa tidak? Pertanyaan selanjutnya, bagaimana caranya? Era digital ini eranya siapa saja menggunakan kaun-akun media sosial (medsos) untuk berbagai kebutuhan termasuk berbisnis. Jika Anda belum mengoptimalkan akun medsos untuk bisnis, sekaranglah waktunya.

Era digital juga membuat siapa saja membaca gadget kemana-mana. Smartphone sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi barang mewah. Ini juga menjadi kesempatan bagi pengusaha untuk menghemat biaya operasional di bidang pemasaran produk.

Pemasar sudah sudah tidak harus lagi dari pintu ke pintu menawarkan produk/layanan, melainkan bisa secara online. Selain cepat, tentu saja, pemasaran melalui akun-akun medsos tidak membutuhkan banyak biaya seperti pemasaran konvensional dengan brosur, iklan baris atau memasang baliho.

Bicara soal hemat, website dan blog pun layak Anda optimalkan. Sudahkah Anda memilikinya? Website dan blog bukan lagi opsi bagi pengusaha, apapun jenis usahanya. Anda akan mampu menjangkau konsumen tertarget melalui optimasi sehingga website Anda berada di rangking 1 mesin pencari Google.

Jika saat ini usaha kecil Anda belum memiliki website, sebaiknya Anda mulai mempertimbangkan memiliki website sendiri. Apa saja manfaat website untuk usaha kecil Anda? Ini dia:

  • Meningkatkan kredibilitas. Konsumen semakin banyak menggunakan internet ketika mencari produk/layanan. Maka, website menjadi alat efektif sebagai alat pemasaran.
  • Menghemat biaya. Mungkin Anda berpikir usaha kecil Anda belum membutuhan website untuk memasarkan produk/layanan. Tetapi dibanding mengeluarkan biaya untuk iklan-iklan konvensional, website jauh bisa menekan biaya. Selain itu, website juga bekerja 24 jam untuk Anda.
  • Memudahkan interaksi dengan pelanggan. Bisakah Anda bayangkan jika Anda menyebar brosur atau pamflet saja kepada (calon) pelanggan? Anda tidak bisa tiap saat berinteraksi dengan mereka. Melalui fitur live chat, pelanggan juga dimudahkan untuk bertanya tentang produk/layanan yang Anda tawarkan.
  • Memudahkan akses. Website bisa diakses 24 sehari. Website menawarkan produk/layanan Anda bahkan saat Anda tidak sedang mengeceknya. Anda bisa mengerjakan hal lain sementara website bekerja bagi Anda mencari pelanggan.
  • Menjangkau konsumen tertarget lebih banyak. Melalui optimasi website dan konten-konten menarik serta informatif yang rutin, pengusaha mampu menjangkau konsumen tertarget lebih banyak dibandingkan hanya menyebar brosur atau katalog.
  • Menjadi kalatog online 24 jam. Website menjadi tempat yang pas untuk memperlihatkan karya, produk/layanan Anda. (Calon) pelanggan Anda akan mudah mencari produk/layanan yang mereka butuhkan ketika mengunjungi website Anda.
  • Menghemat waktu. Bisakah Anda bayangkan berapa lama waktu yang And butuhkan untuk menerangkan produk Anda pada (calon) pelanggan? Informasi yang Anda berikan ketika bertatap muka bisa diberikan oleh website 24 jam sehari tanpa Anda melakukan apapun.
  • Meningkatkan service/layanan. Website memiliki fitur-fitur yang bisa Anda optimalkan untuk meningkatkan layanan bagi (calon) pelanggan. Misalnya blog. Dengan memposting konten-konten menarik dan informatif secara rutin, pengunjung web akan terbantu ketika mereka membutuhkan informasi.
Baca Juga:  10 Manfaat Digital Marketing untuk UMKM

Survei harga pasar

Ini penting dilakukan oleh pengusaha sebelum memasarkan produk/layanannya ke pasar. Pengusaha perlu mengetahui betul berapa harga produknya. Jika tidak, produk akan dijual terlalu murah atau terlalu tinggi.

Selain itu, survey harga pasar juga bisa membuat pengusaha tahu harga-harga produk serupa serta kelebihan dan kekurangan produk pesaing. Pengusaha bisa kemudian bermain mengemas produknya sedemikian rupa sehingga dengan harga menarik, tetapi tetap

Untuk mengembangkan usaha yang Anda geluti, Anda harus senantiasa memperhatikan dan mengetahui harga pasar. Pasalnya, dengan cara ini Anda akan tahu berapa harga produk Anda sebenarnya. Disamping itu, cara ini pun berguna untuk menjaga-jaga apabila ada kenaikan harga atau pun penurunan harga dari produk tersebut.

Survei kompetitor Anda

Hal lain yang juga perlu Anda lakukan adalah mempelajari kompetitor Anda. Lakukan survei-survei kecil pada produk mereka, konsumen mereka, juga konsumennya. Seperti apa kualitas produknya, bagaimana mereka mengemas produk serta seperti apa respons konsumen terhadap produk mereka.

Melakukan survei terhadap kompetitor juga membuat Anda aktif berusaha membuat produk dengan kualitas serta kemasan yang lebih bagus. Selain itu, Anda juga akan mampu berinovasi, menciptakan terobosan baru pada produk maupun kualitas kemasannya.

Mulai investasi

Setelah usaha Anda mulai berkembang dan menghasilkan lebih, perlahan mulailah berinvestasi. Ada banyak ragam cara berinvestasi. Misalnya, Anda bisa mendirikan start-up, membuka cabang atau mendirikan usaha lain dengan produk beberbeda. Jika memang memiliki kesempatan

Lalu apa manfaat tips mengembangkan usaha kecil di atas?

Tanpa manfaat yang jelas, tentu tidak ada gunanya kita menerapkan tips-tips atau kiat-kiat yang kita pelajari. Ini dia manfaat dari mengaplikasikan tips mengembangkan usaha kecil di atas:

  • Memperkecil risiko gagal
  • Meminimalkan kerugian dalam bisnis
  • Memudahkan Anda mengembangkan usaha kecil yang Anda jalankan
  • Meningkatkan penjualan serta laba
Baca Juga:  Mengenal Digital Marketing

Setelah menerapkan tips-tips di atas, berhasil atau tidaknya, tentu bergantung pada seberapa tangguh dan uletnya Anda ketika rintangan dan tantangan datang.

Akhirnya, tidak ada usaha apapun yang akan berhasil tanpa komitmen yang kuat. Sehebat apapun tips atau kiat yang pengusaha terapkan, jika mudah menyerah, maka tetap tidak akan ada gunanya. Bagaimana, siap berjuang?